Judul :
Siswa Butuh Teladan Bukan Sekedar Arahan
Oleh :
Risnawati Sofia, S.Pd.
Unit Kerja :
SMKN 1 Cipanas
Penguatan pendidikan karakter sebagai salah satu kebijakan
pemerintah ramai diaplikasikan di sekolah. Penguatan pendidikan karaker yang
dimaksud adalah program yang dibentuk untuk mempersiapkan putra bangsa agar mampu
bersaing dalam era globalisasi. Karakter yang ingin ditanamkan di antaranya religius,
disiplin, kerja keras, dan jujur. Untuk membangun karakter, siswa membutuhkan
teladan dan model yang tepat. Sebaik-baiknya teladan datang dari orang terdekat. Di sekolah, orang
yang paling dekat dengan siswa adalah
guru. Sehingga, guru, terlebih dahulu harus memiliki karakter-karakter tersebut
sebelum menularkan dan menanamkannya dalam diri siswa.
Guru, digugu dan ditiru, haruslah menjadi teladan yang baik
bagi anak didiknya. Misalnya dalam penerapan kedisiplinan. Guru selalu menuntut
siswa agar hadir di kelas tepat waktu, pulang tepat waktu, menyelesaikan tugas
tepat waktu, jika terlambat ada sanksi yang menunggu. Namun apakah gurunya sudah memberikan teladan
tentang ini? Dengan hadir di kelas tepat waktu, keluar kelas tepat waktu, dan menyelesaikan
tugas-tugas sebagai gurunya juga tepat waktu? Tidak jarang guru sendiri masuk
kelas terlambat, keluar kelas lebih cepat, dan lupa akan tugas-tugas yang harus
diselesaikannya. Apakah ada sanksi yang menunggu guru jika guru datang
terlambat?
Kebiasaan keterlambatan ini mungkin dianggap hal biasa,
namun hal ini berdampak signifikan bagi pembentukkan karakter siswa. ketika
suatu waktu siswa telah siap menungu kehadiran gurunya di kelas,namun guru
datang terlambat, siswa akan menyimpulkan gurunya saja tidak disipin, maka saya pun
tidak usah disiplin, lalu di pertemuan berikutnya, siswa akan hadir terlambat. Hal ini sangat berbahaya bagi penguatan
karakter siswa.
Oleh karena itu, sebagai guru, harus terlebih dahulu
menerapkan hal sederhana seperti di atas dalam keseharian agar menjadi contoh
dan teladan bagi siswanya. Hadirlah di kelas 5 menit sebelum bel masuk
berbunyi, dan keluar kelas tepat setelah bel selesai jam pelajaran.
Hal di atas merupakan satu contoh nyata dari sekian banyak
hal yang dapat dilakukan oleh seorang guru yang akan menjadi teladan bagi
siswanya di sekolah. Dengan memberikan keteladan yang nyata dan terimplementasi
itu akan jauh lebih baik dan berdampak dibandingkan dengan hanya memberikan
arahan berupa ceramah kepada siswa tanpa contoh yang nyata.
Semoga dengan memberikan keteladanan yang nyata dari seorang
guru terhadap siswa, merupakan bagian dari pendidikan karekter dalam rangka
menciptakan generasi yang disiplin sehingga mampu bersaing di era globalisasi
seperti sekarang. Menjadi generasi yang kompetitif, namun tetap memperhatikan
nilai-nilai luhur budaya bangsa. Semoga.

Comments
Post a Comment